Perawatan Ayam Bangkok Sehabis Ditarungkan

Perawatan Ayam Bangkok Sehabis Ditarungkan

Usai menjalani laga tarung yang berat, ayam bangkok aduan kesayangan kita tentunya sering kali mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya. Luka yang timbulkan juga bermacam-macam, mulai dari luka ringan, luka biasa bahkan luka parah atau serius dapat diderita sang ayam.

Maka pemberian pengobatan serta perawatan ayam bangkok usai diadu merupakan tugas penting bagi para bobotoh agar sang ayam dapat pulih dengan segera mungkin. Selain itu stamina yang terkuras juga harus segera dipulihkan agar kondisi sang ayam dapat terjaga dan dapat berlatih kembali untuk mengasah kemampuannya.

Perawatan Ayam Bangkok Sehabis Ditarungkan

Ayam Bangkok Sehabis Ditarungkan

Namun perlu diperhatikan, perawatan serta pengobatan yang dilakukan juga tidak dapat dilakukan sembarang. Pasalnya hal ini dapat berakibat fatal secara langsung kepada sang ayam. Baik sang ayam menjadi cacat maupun hingga mati. Maka dari itu, ketelitian serta perhatian khusus merupakan langkah yang harus diperhatikan para bobotoh. Pasalnya sering kali bobotoh yang belum berpengalaman melakukan sejumlah kesalahan, maka dari itu.

Berikut Perawatan Ayam Bangkok Usai Ditarungkan Yang Wajib Dilakukan

1. Penyembuhan Luka

Bagian tubuh seperti kepala, leher, dan sayap merupakan daerah yang sering kali mendapatkan pukulan oleh sang lawan dalam menjalani laga tarung. Maka tidak heran apabila sering kali cidera atau luka yang ditimbulkan kebanyakan berasal dari bagian itu saja.

Cidera serta luka yan timbul tentunya tidak boleh dibiarkan begitu saja, melainkan harus segera disembuhkan sehingga memperkecil resiko terserang infeksi dari luar. Dalam perawatan yang dilakukan dapat menggunakan beberapa cara, untuk luka luar, anda dapat menggunakan sejumlah obat luar seperti Betadine atau Tetayokcin. Oleskan secara langsung pada luka sang ayam hingga mengering

2. Pemulihan Saluran Napas

Selain mengobati luka luar, luka dalam pada sang ayam juga harus diperhatikan. Salah satunya adalah pada bagian saluran pernafasan sang ayam dimana pada dasarnya memerlukan perhatian yang khusus. Usai menjalani laga yang sengit, sering kali saluran pernafasan pada sang ayam mengalami kelelahan. Kelelahan pada sistem pernafasan sang ayam akan memudahkan sejumlah penyakit menyerang sang ayam. Salah satunya adalah penyakit ayam ngorok yang sering kali ditemukan.

Maka dari itu, lakukan segera pengobatan pada sang ayam seperti pemberian antibiotik maupun pengobatan secara tradisional yang dapat dibuat dengan mengikuti

Perawatan Ayam Bangkok Usai Ditarungkan

3. Pemulihan Stamina

Usai melakukan laga tanding dalam arena tentunya ayam bangkok aduan yang kita miliki akan kehilangan banyak tenaga. Maka dari itu proses pemulihan stamina serta vitalitas ayam aduan yang usai ditandingkan perlu dipulihkan kembali. Pada dasarnya, proses pemulihan yang dapat dilakukan antara lain adalah seperti memberikan ramuan khusus pada sang ayam. Dimana dalam pembuatannya dapat dilakukan dengan sendiri yakni dengan mencampur beberapa bahan alami seperti kencur basah, beras, telur bebek, madu, dan gula aren.

Setelah memberikan jamu pada sang ayam, lanjutkan dengan proses pemandian dengan menggunakan air rebusan daun sirih dan jahe untuk mengembalikan otot-ototnya yang kaku. Terakhir, sekitar 4 atau 5 hari dilepas bebas, beri babon dan beri minum air gula.

Untuk hari berikutnya, mandikan sang ayam menggunakan air hangat, terutama pada bagian yang luka sampai kerak luka kering dan ngelupas. Sekitar 2 sampai 3 hari setelah itu, rawat seperti biasa sampai ayam siap diadu kembali.

Perlu diingat, selama proses pemulihan stamina dilakukan, usahakan agar sang ayam tidak melakukan sejumlah aktivitas yang berat. Jauhkan sang ayam dari ayam bangkok lainnya agar mencegah pertarungan antar keduanya. Sebaliknya, usai diumbar segera masukan sang ayam ke dalam kandang dan juga jangan lupa berikan makanan, air serta suplemennya secara benar.

Sebelum menurunkan sang ayam ke dalam arena, ada baiknya anda memberikan sejumlah perawatan yakni.