Perawatan Ayam Bangkok Mabung Yang Baik

Perawatan Ayam Bangkok Mabung Yang Baik

Dalam dunia sabung ayam terdapat sebuah istilah yang dikenal dengan sebutan mabung atau nyulam. Mabung sendiri merupakan sebuah proses jenis ayam bangkok aduan mengalami pergantian bulu. Pergantian bulu pada ayam bangkok sendiri tentunya sudah menjadi hal yang lumrah bagi para bobotoh sabung ayam.

Perawatan Ayam Bangkok Mabung Yang Baik

Ayam Bangkok Mabung Yang Baik

Umumnya proses pergantian bulu pada ayam bangkok aduan sendiri terjadi setiap tahun. Dimana hal ini terjadi terhadap jenis ayam bangkok aduan yang sudah memasuki usia kurang 7 sampai 8 bulan. Dan kemudian memasuki tahap mabung selanjutnya atau yang dikenal dengan istilah Ngurak yang terjadi lebih lama yakni biasanya 10 bulan atau setahun sekali.

Sayangnya, sering kali ditemukan jenis ayam bangkok aduan yang mengalami proses mabung kurang mendapatkan perhatian khusus dari para bobotoh. Padahal selama proses mabung berlangsung, ayam bangkok aduan harus mendapatkan sejumlah perawatan yang khusus. Hal ini dikarenakan ayam bangkok aduan yang mengalami mabung memerlukan sejumlah asupan gizi, protein, mineral serta vitamin yang berguna untuk menunjang keadaan kondisi tubuh sang ayam.

Pasalnya selama proses mabung berlangsung, kondisi perfoma serta mental ayam bangkok akan mengalami penurunan sehingga mudah kelelahan. Biasanya, selama proses mabung berlangsung otot pada ayam bangkok aduan akan menjadi lebih lembek, nafsu makan yang menurun sehingga membuat berat badan tidak stabil. Maka dari itu memberikan pehatian khusus pada jenis ayam bangkok aduan merupakan tugas utama para bobotoh sabung ayam.

Langkah-Langkah Dalam Perawatan Ayam Bangkok Aduan Mabung

1. Selama proses mabung berlangsung jangan pernah mengabar atau mengadu sang ayam. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi psikologis atau mental dalam diri ayam bangkok aduan. Pasalnya selama proses mabung berlangsung mental sang ayam akan tidak stabil sehingga apabila ditakutkan akan mudah membuat jatuh mental ayam bangkok aduan.

2. Pemberian pakan yang ekstra juga perlu dilakukan selama ayam mengalami masa mabung. Dimana langkah ini dilakukan untuk memenuhi zat-zat yang diperlukan oleh sang ayam. Seperti vitamin, serat, protein dan lainnya. Selama proses mabung terjadi, ayam akan mengalami kekurangan sejumlah nutrisi. Maka dari itu pemberian pakan dalam jumlah ekstra perlu dilakukan. Selain itu hal ini dilakukan agar usai menjalani proses mabung, otot pada ayam bangkok aduan tidak menjadi terlalu kendor dan lembek. Namun para bobotoh tetap harus memperhatikan takaran atau porsi yang diberikan, agar nantinya ayam tidak mengalami kegemukan yang berlebihan. Ayam yang mengalami penambahan berat badan secara berlebihan dapat memperlambat gerakan serta mudah lelah.

3. Selain itu, dalam proses mabung ayam aduan juga dapat diberikan sejumlah asupan vitamin. Yakni seperti pemberian minyak ikan yang dilakukan seminggu sekali atau satu minggu dua kali. Pada dasarnya, pemberian minyak ikan sendiri dipercaya mampu mempercepat pertumbuhan pada bulu ayam. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin, protein, kalsium serta serat yang kasar baik dalam memenuhi gizi ayam bangkok.

4. Ayam bangkok aduan yang mengalami mabung juga jangan terlalu sering diumbar. Hal ini dikarenakan panas dari terik matahari dapat membuat pertumbuhan pada bulu ayam bangkok menjadi lambat. Pada dasarnya, panas matahari hanya cocok untuk bulu yang sudah mulai mecah. Sebaliknya hal ini tidak cocok untuk bulu yang baru akan keluar. Maka dari itu, untuk ayam bangkok aduan yang baru saja mengalami proses mabung ada baiknya jangan terlalu sering diumbar. Sebaliknya cukup dilakukan seminggu dua kali guna melemaskan otot-otot pada ayam bangkok aduan.

Dan dari semua tips yang sudah diberikan, hal yang terpenting dalam penerapannya adalah jangan sampai membuat bulu ayam menjadi rusak terlebih pada bagian sayap. Karena apabila sudah terlanjur rusak, maka bulu yang dihasilkan nantinya akan tumbuh tidak lurus atau keriting. Bulu ayam bangkok yang rusak tentunya juga akan mempengaruhi pukulan pada sang ayam nantinya.