Pemeliharaan Ayam Bangkok Aduan Selama 1 Bulan

Pemeliharaan Ayam Bangkok Aduan Selama 1 Bulan

Sebagai bobotoh ayam bangkok aduan menyiapkan sang ayam sebelum diturunkan ke dalam arena merupakan tugas penting yang harus dilakukan. Berbagai carapun dilakukan agar sang ayam dapat tumbuh menjadi ayam jawara.

Pada dasarnya perawatan yang diberikan pada sang ayam mulai dari masalah pakan ayam bangkok dan suplemen terbaik, latihan fisik dan mental, serta dengan menghitung berbagai aspek lain merupakan tugas umum yang harus dilakukan demi mencapai pertumbuhan yang maksimal. Kemudian setelah dewasa, anda dapat melanjutkannya dengan memberikan sejumlah latihan agar sang ayam dapat menjadi ayam aduan juara.

Pemeliharaan Ayam Bangkok Aduan Selama 1 Bulan

Ayam Bangkok Aduan Selama 1 Bulan

Tujuan dari perawatan ini antara lain adalah agar ayam lebih memiliki stamina, sehat fisik, mental dan ayam bisa berlaga di arena secara maksimal. Maka dari itu perawatan yang dilakukan tidak boleh sembarang dan harus rutin dilakukan. Pasalnya perawatan yang diberikan secara asal-asalan akan dapat menyebabkan sang ayam kalah dalam pertandingan. Untuk lebih lanjutnya ketahui.

Maka dari itu, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan mengenai perawtan ayam bangkok aduan selama 1 bulan setiap minggunya agar sang ayam sudah siap saat diturunkan ke dalam arena sabung ayam.

Langkah Dalam Perawatan Ayam Bangkok Aduan Selama 1 Bulan Sebelum Diturunkan

Minggu Ke 1

Umumnya untuk ayam aduan yang baru pertama kali dilagakan atau terbilang masih muda maka persiapan yang dilakukan sudah dapat dilakukan sejak minggu pertama. Dan persiapan yang dapat dilakukan antara lain adalah

  1. Pemberian pakan berupa jagung dan beras merah baik diberikan guna membentuk otot ayam sehingga lebih cepat berkembang. Kemudian dilanjutkan dengan proses mengeraskan otot ayam. Yakni dengan cara mengkompres kulit ayam dengan air di malam hari secara rutin.
  2. Rutin memandikan dan menjemur sang ayam
  3. Memasuki hari ke-3 minggu pertama, anda dapat memberikan jamu ayam racikan sendiri.
  4. Di hari ke-4, istirahatkan sang ayam dalam kandang satu hari penuh
  5. Pada hari ke-5, coba abar sang ayam dengan waktu kira-kira hingga 10 menit. Dan jangan terlalu memaksakan sang ayam dalam proses pengabaran.
  6. Dan pada hari ke 6 dan 7, istirahatkan sang ayam dengan total

Minggu Ke 2

  1. Pada hari ke 1 sampai 3, lakukan proses perawatan seperti biasa. Yakni dengan memandikan serta menjemur sang ayam. Dan dilanjutkan dengan latihan fisik bagi sang ayam.
  2. Hari ke-4 kembali lakukan pemberian jamu herbal. Usai itu umbar sang ayam agar ia dapat bermain seperti biasanya. Namun usahakan agar sang ayam tidak melakukan perkawinan
  3. Memasuki minggu ke 5, abar sang ayam kembali namun dengan tambahan durasi waktu yakni sekitar lebih dari 15 menit.
  4. Hari ke 6 sampai ke 7 ayam diistirahatkan kembali

Minggu ke 3

Pada minggu ke 3, proses perawatan yang dilakukan dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti minggu ke 2. Bedanya adalah pada proses pengumbaran lakukan sampai lebih dari 20 menit. Dan pada minggu ini juga sang ayam akan mulai dinilai apakah memiliki potensi yang bagus atau tidak. Apabila kondisi sang ayam tidak mengalami perkembangan maka anda bisa menambah waktu latihan.

Faktor penentu sang ayam sudah siap diturunkan adalah dengan memiliki ciri seperti memiliki ciri nafas lebih panjang, otot sudah mengeras dan gaya tarung sudah lebih berpengalaman dari sebelumnya. Maka dari itu, pada dasarnya persiapan ayam aduan tidak perlu dilakukan terburu-buru.

Perawatan Ayam Bangkok Aduan Selama 1 Bulan

Minggu ke 4

  1. Pada H-7 yakni seminggu sebelum sang ayam diturunkan, sang ayam perlu diberikan jamu dengan racikan khusus. Yakni berupa campuran kuning telur bebek, daun jeruk purut, sedikir madu, dan beberapa bahan lainnya. Ramuan ini diberikan dengan tujuan agar stamina pada sang ayam meningkat saat bertarung pada hari H.
  2. Usai diberikan racikan ramuan pada H-7 pada H-6 sang ayam dapat dikarantina yang kemudian disuntikan neurobion 0,5 mL. Pemberian suntikan ini dilakukan bertujuan untuk melancarkan saluran darahnya dan meningkatkan stamina bertarungnya. Perlu diperhatikan dalam proses pemberian suntikan ini, sang ayam aduan tidak diperbolehkan untuk diberikan jamu apapun hingga saat pertandingan di hari H usai dilaksanakan.
  3. Memasuki hari ke 4 dan 3, berikan pakan pada sang ayam seperti biasanya dengan porsi yang sama dan tidak berlebihan. Lepaskan sang ayam keluar untuk bermain kemudian jika sudah masukan ke dalam kurungan agar dapat istirahat dan tidur. Usahakan agar selama sang ayam bermain diluar tidak terlibat pertarungan dengan ayam bangkok lain dikarenakan dapat menguras energinya. Jangan pula didekatkan dengan babon atau ayam betina.
  4. Pada hari H-2, ayam dikarantina dalam kandang 1 hari penuh. Hak ibi dilakukan agar sang ayam dapat istirahat dengan total. Dan jangan lupa untuk memberikan pakan serta airnya seperti biasa. Tindakan karantina ini perlu dilakukan agar sang ayam tidak melakukan laga tarung dengan ayam bangkok lain serta memperkecil kemungkinan kawin dengan ayam betina. Pasalnya kedua kegiatan diatas dapat menguras tenaga dan fisiknya yang sudah mulai disiapkan sebelumnya.
  5. Di hari terakhir atau sebelum dilakukan pertandingan berikan sang ayam asupan doping sebanyak 0,2 ml atau sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Dimana pemberian doping ini dilakukan ntuk melipatgandakan staminanya dalam bertarung esok hari.

Pada dasarnya, perawatan pada ayam bangkok tidaklah semua sama bagi para bobotoh. Meski demikian, perawatan yang dilakukan juga harus diketahui apa saja manfaat dan tujuan agar tidak sampai salah. Untuk itu, untuk memperkecil peluan dalam perawatan yang salah dapat anda ketahui lebih lanjut dalam