Mengenal Ciri Ayam Tukung Yang Unik

Mengenal Ciri Ayam Tukung Yang Unik

Jenis ayam unik ini berasal dari negara Indonesia tepatnya di daerah kalimantan barat. Penyebab ayam ini tidak ditumbuhi bulu ekor seperti ayam pada umumnya adalah karena tidak mempunyai pangkal ekor atau tulang ekor. Keunikan ini bukan berdampak buruk namun malah membuatnya menjadi salah satu jenis ayam hias yang cukup populer terutama dikalangan masyarakat.

Mengenal Ciri Ayam Tukung Yang Unik

Ayam Tukung Yang Unik

Di daerah asalnya yaitu kalimantan barat, ayam tukung dijadikan sebagai makanan dalam upacara adat oleh para masyarakat. Kepopuleran ayam ini tidak hanya bagi kaum remaja hingga dewasa saja. Bagi anak kecil didaerah tersebut ayam tukung cukup di idolakan.

Ciri Ciri Ayam Tukung

Berikut adalah ciri – ciri ayam tukung yang terlah dirangkum oleh agen sabung ayam.

Ciri ayam tukung jantan

  • Tidak memiliki bulu ekor.
  • Suara kokoknya tedengar keras namun tidak panjang.
  • Bobot berat tubuh rata-rata adalah sekitar 2 kg.
  • Pial dan cuping ayam berukuran sedang dan berwarna merah.
  • Jengger tigan dan berwarna merah.
  • Mata ayam berwarna kekuningan.
  • Berparuh pendek namun cukup kuat dan berwarna putih kekuning-kuningan.
  • Warna bulu beragam mulai dari kuning – hitam, putih sepenuhnya dan lain sebagainya.
  • Terdapat bulu leher berukuran kecil namun panjang dengan warna kuning atau cokelat kekuning-kuningan.
  • ekor ditutup oleh bulu hias yang sama dengan warna punggungnya.
  • Pada kakinya terdapat sisik sisik halus dan teratur, berwarna kuning.
  • Jari kaki kecil dan halus serta berwarna kuning.
  • Kuku kaki berukuran besar dan melengkung.
  • Memiliki taji yang besar dengan ujung runcing dan berwarna kuning pucat.
  • Telapak kaki berukuran lebar namun halus dan berwarna putih.

Ciri ciri ayam tukung betina

  • Tidak mempunyai bulu ekor.
  • Berat tubuh ayam tukung betina lebih ringan dari pejantannya yaitu sekitar 1,5 kg.
  • Memiliki jengger tigan yang berukuran kecil dan bergerigi kecil
  • Warna jengger pial dan cuping umumnya adalah merah pucat.
  • Ukuran kepalanya sedang dan berbentuk lonjong.
  • Paruh ayam tukung betina berukuran pendek.
  • Matanya juga berwarna kuning seperti pejantannya.
  • Ukuran Kakinya kecil dengan sisik-sisik kecil dan terasa halus jika disentuh.
  • Jari kakinya berwarna kuning pucat.
  • Jenis ayam ini bertelur paling banyak sekitar 10 butir per periode.
  • Ukuran telur sedang dan berbentuk oval dengan warna putih atau coklat susu.
  • Setelah dierami selama 21 hari anak ayam akan menetas dengan bulu kapas berwarna kuning pucat serta belang-belang coklat.