Jenis Teknik Tarung Ayam Bangkok

Jenis Teknik Tarung Ayam Bangkok

Dalam dunia sabung ayam, memiliki ayam bangkok dengan bermodalkan stamina dan fisik yang kuat saja tentu tidak cukup dalam memenangkan sebuah laga. Melainkan ayam bangkok aduan juga memerlukan teknik tarung yang baik agar dapat mengalahkan sang lawannya.

Jenis Teknik Tarung Ayam Bangkok

Teknik Tarung Ayam Bangkok

Pasalnya dengan menggabungkan teknik tarung dan juga dengan stamina serta fisik yang kuat merupakan salah satu kunci guna menjadikan sang ayam menjadi ayam jawara dalam setiap pertandingan yang dijalani.

Umumnya, teknik tarung ayam bangkok sendiri sebenarnya terbagi menjadi 2 jenis tarung, yakni teknik bertahan dan teknik menyerang. Maka dari itu pada artikel kali ini kami akan menjelaskan mengenai apa saja teknik bertarung yang dikategorikan sebagai teknik bertahan dan menyerang.

Pada dasarnya, teknik bertahan merupakan salah satu teknik yang sangat penting dimiliki oleh ayam aduan. Dimana hal ini bertujuan untuk meminimalkan efek yang ditimbulkan dari setiap manuver lawan yang menyasar tubuhnya.

Dan umumnya, ayam trah juara pada dasarnya sudah memiliki sifat bertahan yang sudah diturunkan sejak menetas. Namun ada juga sebagian ayam bangkok yang memerlukan sejumlah latihan serta perawatan melalui pembiasaan dan abaran dalam tempo singkat.

Jenis Teknik Tarung Ayam Bangkok Dalam Bertahan :

1. Teknik Ngalung

Teknik Ngalung merupakan salah satu teknik yang sudah terkenal dalam arena sabung ayam. Dimana teknik satu ini biasanya digunakan ayam bangkok untuk menghindari serangan dari sang lawan. Ayam bangkok dengan teknik ngalung sendiri akan melakukan teknik bertahan dengan cara mengalungkan lehernya kepada leher lawan. Dimana hal ini membuat kepala sang ayam terbebas dari patukan maupun pukulan sang lawan.

Dipercaya, ayam bangkok aduan yang memiliki teknik ngalung pada dasarnya memiliki pukulan yang keras. Dimana pada biasanya, daerah yang menjadi incarannya adalah pada bagian belakang leher, seperti dada, sayap, dan punggung.

Sayangnya, teknik ngalung juga memiliki sejumlah kelemahan seperti akan mudah kehabisan dikarenakan terlalu banyak melakukan gerakan dalam memutari tubuh lawannya untuk mempertahankan posisinya agar terbebas dari serangan. Selain itu, teknik ngalung juga sulit dalam mengenai bagian vital pada bagian tubuh lawan.

2. Teknik Ngunci

Ayam bangkok aduan dengan Teknik Ngunci yang baik biasanya akan sangat sulit untuk dipukul sang lawan. Umunya, ayam bangkok yang menggunakan teknuk ngunci pada dasarnya adalah ayam yang sering main bawah. Dimana kepala dan lehernya akan masuk ke dalam sela-sela kaki maupun sayap. Keuntungan dalam memiliki ayam dengan teknik ngunci adalah apabila sudah masuk ke dalam sayap, maka peluang untuk mematuk akan lebih besar, terutama bila ia punya otot leher yang rapat dan panjang.

3. Teknik Kontrol

Sebaliknya pada Teknik Kontrol, biasanya ayam yang sering main atas kebanyakan menggunkan teknik yang satu ini. Teknik kontrol sendiri merupakan teknik bertahan yang melakukan gerakan dengan mengontrol setiap gerakan kepala ayam lawan. Bahkan sang ayam juga akan terus mengikuti gerakan lawan yang biasanya mengitari tubuhnya. Dimana membuat stamina pada sang ayam menjadi awet hingga pertandingan selesai.

4. Teknik Ngeles

Teknik Ngeles sering kali kita jumpai dalam arena sabung ayam dalam melakukan teknik bertahan. Ayam yang pandai ngeles dari pukulan lawan adalah ayam berkualitas. Meski secara gerakan ia dikontrol oleh ayam lawan, namun karena kemampuannya dalam menghindari pukulan terbilang baik, ayam ini biasanya akan bersih dan minim luka setelah bertarung.

Jenis Teknik Tarung Ayam Bangkok Dalam Menyerang :

Usai kami jelaskan mengenai apa saja jenis-jenis teknik yang termasuk ke dalam teknik bertahan. Selanjutnya, kami akan membahas mengenai teknik menyerang yang sudah terkenal dalam arena sabung ayam. Pada dasarnya, teknik menterang terbagi menjadi tiga jenis antara lain teknik jorok, teknik dorong, dan teknik shamo.

1. Teknik Jorok

Teknik Jorok biasanya dilakukan dengan cara terus memukul tubuh ayam lawan di bagian manapun yang sekiranya bisa dipukul. Sayangnya, kelemahan pada ayam ini adalah sulit memenangkan lawan yang punya teknik bertahan baik.

Pada awal laga berlangsung mungkin sang ayam akan terlihat lebig dominan dalam melakukan serangan, namun seiring berjalan waktu, ayam akan menjadi kelelahan sendiri. Dimana hal ini akan membuat tubuhnya mudah lemas dan mudah untuk diserang balik.

2. Teknik Dorong

Merupakan salah satu jenis teknik dimana dimanfaatkan dalam mendapatkan posisi yang tepat dalam melakukan serangan. Teknik dorong sendiri akan membuat sang lawan menjadi ikut terdorong ke belakang sehingga gerakannya lambat dan lengah.

Dimana hal ini akan memudahkan sang ayam dalam meraih kemenangan terlebih jika ia punya pukulan yang kuat dan akurat. Sayangnya, untuk saat ini sulit sekali mendapatkan ayam dengan teknik menyerang seperti ini.

3. Teknik Shamo

Sesuai namanya Teknik Shamo merupakan salah satu teknik tarung yang hanay dimiliki oleh ayam shamo dari Jepang. Dengan mengelaborasi teknik dorong dan teknik pukul akurat, maka akan tercipta teknik shamo. Dimana hal ini akan membuat lawan berada dalam posisi terjepit.

Dan apabila sudah mendapatkan waktu yang tepat, maka ayam aduan akan langsung erbang dan mengarahkan jalu dan cakarnya ke bagian kepala ayam sehingga membuat lawannya gagar otak dan terkapar.