Jajal Tarung Ayam Yang Benar

Jajal Tarung Ayam Yang Benar

Memiliki jenis ayam bangkok aduan dengan kondisi siap tarung tentu merupakan tugas wajib setiap bobotoh sabung ayam. Terutama dalam menjaga serta meningkatkan kondisi mental tarung sang ayam di arena sabung ayam.

Mental pada ayam aduan sendiri pada dasarnya merupakan modal utama dalam meraih kemenangan. Maka dari itu, penting bagi para bobotoh untuk membentuk mental sang ayam hingga siap tarung.

Jajal Tarung Ayam Yang Benar

Tarung Ayam Yang Benar

Sebut saja salah satunya adalah dengan melakukan jajal tarung yang baik dan benar yang akan menjadi pembahasan sabung ayam kali ini. Yakni dalam Mempelajari Jajal Tarung Ayam Bangkok Yang Benar Guna Perkuat Mental Tarung

Mempelajari Jajal Tarung Ayam Bangkok Yang Benar Guna Perkuat Mental Tarung

Faktanya latihan jajal tarung memang sudah sangat terbukti ampuh dalam membentuk mental tarung sang ayam hingga tak terkalahkan. Meski demikian, dalam pelatihannya tentu tidak boleh dilakukan sembarang agar tidak melukai mental sang ayam.

Pada dasarnya terdapat sejumlah aturang dalam melakukan jajal tarung yang harus diikuti. Dan berikut cara tepat dalam melakukan latihan jajal tarung pada ayam petarung secara tepat dan tidak melukai ayam.

1. Untuk langkah awal, bobotoh dapat melakukan jajal tarung dengan durasi 1 ronde saja (10 menit) dengan ayam latihan yang sudah disiapkan. Jangan lupa untuk membungkus jalu serta paruh kedua ayam agar tidak terluka parah. Dan juga agar membantu meningkatkan emosi sang ayam agar semakin kuat.

2. Selanjutnya, lakukan pelatihan yang pertama dengan durasi yang sama dan dalam kondisi paruh dan jalu ayam juga ikut tertutup.

3. Kemudian para bobotoh dapat menambahkan durasi waktu dalam melakukan jajal tarung. Yakni dengan menaikannya hingga 2 ronde dengan waktu masih 10 menit untuk setiap rondenya.

Latihan Jajal Tarung Ayam Bangkok

4. Lakukan kembali latihan 2 ronde tersebut dengan durasi yang masih sama. Jangan lupa kembali untuk menutup paruh dan jalu kedua ayam yang akan dilatih.

5. Latihan selanjutnya, para bobotoh dapat kembali menaikan durasi bertarung sang ayam menjadi 3 ronde dengan waktu 10 menit per rondenya. Bedanya, untuk kali ini jalu dan paruh kedua ayam dapat dibuka sehingga membuat keduanya akan semakin beringas.

Ditambah juga teknik bertarung, pertahanan serta jalur pernafasan sang ayam dapat terlihat. Tentu hal ini akan membuat mental ayam menjadi terbentuk bahkan sang ayam akan memanfaatkan momen tersebut untuk mencari bagian tubuh vital untuk diserang.

6. Apabila selama sesi latihan salah satu atau kedua ayam mengalami luka, hentikan proses jajal tarung. Sebaliknya, segera lakukan tahan pengobatan dan pemulihan agar luka ayam tidak semakin parah.

7. Biarkan sang ayam beristirahat selama 5 hari atau hingga luka-lukanya sembuh. Kemudian terakhir adalah dengan melakukan jajal tarung sebanyak 5 ronde dengan durasi waktu 5 menit untuk setiap rondenya.

Dan apabila sebelum ronde berakhir, lawan berhasil ditumbangkan maka dapat dipastikan mental sang ayam sudah sangat siap. Sebaliknya apabila ayam aduan masih belum mampu menumbangkan lawannya bahkan hingga ronde yang kelima maka dapat dipastikan sang ayam belum siap diturunkan.

Lakukan kembali jajal tarung dari proses pertama hingga tahap terakhir. Agar tujuan dalam mengasah dan meningkatkan mental ayam dapat terwujud hingga siap untuk ditarungkan pada pertandingan sebenarnya.