Cara Tambah kekuatan Pukulan Ayam Bangkok

Cara Tambah kekuatan Pukulan Ayam Bangkok

Menambah kekuatan dan juga bobot pukulan pada ayam aduan di arena, ayam aduan yang memiliki tenagga yang tidak ada habisnya untuk melontarkan pukulan dengan bobot pukulan yang stabil dari awal ronde hingga akhir. Tentunya penggemar ayam aduan menginginkan ayam jagoannya mempunyai bobot pukulan yang stabil dan juga kuat. Karena banyak sekali kasus yang terjadi pada ayam aduan yang sedang bertarung di arena telah kehabisan tenaga mulai di airan ke 3 walau di airan awal ayam tersebut sangat unggul dan akhirnya permainan telah di ambil alih oleh lawan. Ayam aduan yang kehabisan tenaga karena otot tidak dapat bekerja seccara maksimal hal itu dikarenakan sumber energi pada ayam sudah habis karena kesalahan rawatan sebelum ayam bertarung maupun ayam sehabis latihan berat. Karena itu persiapan sebelum ayam diturunkan di pertandingan bisa menjadi penentu dari sebuh pertandingan di arena.

Untuk menambahkan power atau kekuatan dan juga meningkatkan bobot pukulan stabil dari ayam bangkok, hendaknya untuk memberikan ayam asumsi sebelum bertarung, antara karbohidrat dan juga lemak. Karena pada awal pertarungan ayam memperoleh energi dan karbohidrat dan lemak bersamaan dengan jumlah yang sama. Jika aktivitas otot bekerja sangat berat, sumber energi utamanya ialah karbohidrat, namun, setelah ayam bekerja lebih lama, lemak akan memegang peranan penting dari pada karbohidrat, oleh karenan itu cadangan lemak dalam tubuh ayam aduan digunakan untuk aktivitas pertahanan dalam bertarung. Ada juga cara menambah power dan bobot pukulan ayam supaya mendapatkan tenanga yang cukup sepert berikut ini :

Sebelum ayam bertanding persiapkan dulu selama 8hari/satu minggu dengan diawali latihan yang banyak menguras tenaga namun tidak menimbulkan cidera/luka dan setelah itu berilah makanan yang banyak mengandung tinggi protein, tinggi lemak namun rendah karbo hidrat. Adapun jenis makanannya bisa berupa:
Daging, Ikan,atau susu. Namun yang terbaik untuk ayam adalah daging/daging kambing yang bisa diberikan secara mentah/bisa direbus dulu. Makanan daging tersebut bisa diberikan selama 2hari berturut turut. Kemudian dilanjutkan pemberian dari jenis makanan yang mengandung tinggi karbohidrat bisa berupa jagung yang diberikan berturut-turut selama 2hari dan lakukanlah latihan yang sangat ringan dan setelah itu ayam diistirahatkan total selama 3hari baru ayam dibawa ke arena.
Selain pemberian jenis makanan seperti diatas, bisa anda berikan glukosa/gula aren bisa juga madu yang berfungsi sebagai sumber energi apabila glikogen tubuh telah habis.