Cara Menjemur Ayam Bangkok Dengan Benar

Cara Menjemur Ayam Bangkok Dengan Benar

Menjemur ayam bangkok di bawah sinar matahari pada pagi hari adalah sebuah cara yang terbaik untuk dapat menjaga kondisi dan juga kesehatan ayam bangkok tersebut. Terutama pada saat usia yang sudah mulai masuk sekitar 7 atau 8 bulan, selain itu ada beberapa tips dan juga menjemur ayam bangkok yang wajib di ketahui oleh para botoh dan juga para penghobi ayam bangkok aduan.

Cara Menjemur Ayam Bangkok Yang Benar

Menjemur Ayam Bangkok

Berikut ini adalah cara untuk menjemur ayam bangkok dengan baik dan juga benar yang harus diketahui.

Dimandikan Terlebih dulu

Sebelum ayam bangkok di jemur ayam bangkok sebaiknya terlebih dahulu dimandikan, adapun caranya, posisi orang yang menjemur berada di belakang ayam, kemudian kepalanya ditundukan serta dibasuh dengan menggunkan handung yang dibasahi dengan air hangat. Setelah itu lehernya juga ikut dibasahin dengan teknik yang sama hingga dada dan juga kloaka.

Khusus untuk bagian kloaka, biasanya banyak kotoran yang menempel sehingga harus selalu dibersihkan hingga tuntas. Dari sini kemudian dilanjutkan ke bagian sayap, ketika paha dan brutu. Bagian punggung tidak perlu di kasih air, karena apabila terlalu sering kali terkena siraman air, bulu-bulunya menjadi mudah kusut dan juga patah.

Penjemuran

Setelah proses pemandian selesai, ayam dibiarkan sebentar agar memiliki kesempatan untuk menggerak-gerakan tubuhnya. Khusus untuk ayam bangkok aduan yang baru pertama kali dijemur, sebaiknya hanya dilakukan selama 10 atau 15 menit pada waktu paling pagi sekitar jam 06:30 atau 07:00.

Tanda ayam tersebut harus secepatnya diangkat dari penjemuran yaitu pada saat paruh ayam aduan mulai terbuka dan saat nafanya mulai terengah-engah. Setelah itu pada keseokar harinya, penemuran dapat dilakukan kembali dengan teknik yang sama tapi dengan durasi yang cukup lama hingga ayam tersebut dapat mulai menyesuaikan diri dengan pancaran sinar matahari.

Hal Yang Harus Diperhatikan

Saat mempraktekan cara menjemur ayam aduan satu hal yang harus selalu kita perhatikan. Penjemuran tersebut harus dilakukan hingga semua bagian tubuhnya yang sebelumnya basah menjadi kering semua. Apabila ayam diangkat dari penjemuran tapi masih dalam kondisi yang basah, tubuhnya akan menjadi begitu kaku. Demikian pula dengan ototnya. Dampak dari semua ini kekuatan serangan dan pukulanya jadi berkurang bahkan gerakanya jadi tidak lincah dan pukulanya akan menjadi berkurang.

Bahkan gerakanya menjadi tidak lagi lincah dan juga nafasnya tidak kuat atau mudah sekali ngos-ngosan. Perhitungkan kembali dengan cermat antara waktu memandikan ayam dan penjemuran ayam aduan tersebut akan dilakukan. Dan untuk selajutnya untuk menjaga agar ayam bangkok yang sedang dijemur tidak terlalu kepanasan, gunakanlah pasir untuk alasnya .

Pasir memiliki kemampuan yang begitu sempurna untuk meredam panas yang muncul dari pancaran sinar matahari. Kemudian apabila ternyata, ayam tetap terlihat kepanasan padahal tubuhnya masih basah dan belum kering, ada sebuah tips lain yang dapat dilakukan. Gunakan karung goni untuk menutupi bagian atap dari sangkarnya. Bahkan jika perlu basahi karung goni dengan air dingin.