3 Jenis Latihan Ayam Bangkok

3 Jenis Latihan Ayam Bangkok

Dalam dunia sabung ayam, menjadikan jenis ayam bangkok aduan menjadi petarung yang handal diatas arena merupakan tugas wajib para bobotoh sabung ayam. Pasalnya, ayam aduan dengan mental yang tinggi serta tingkat keagresifan yang baik tentu berpeluang besar untuk keluar sebagai pemenang di arena laga.

Pada dasarnya, berbagai jenis cara dapat dilakukan dalam menjadikan sang ayam lebih agresif dalam bertarung. Sebut saja seperti pemberian pakan, tambahan suplemen atau jamu dan tentunya sejumlah latihan yang tepat.

3 Jenis Latihan Ayam Bangkok

Jenis Latihan Ayam Bangkok

Latihan  yang diberikan juga berbagai macam, seperti melakukan latihan abar dengan ayam aduan lain. Dan pada artikel kali ini sendiri agen sabung ayam akan memberikan sejumlah latihan yang dapat diberikan kepada sang ayam. Yakni dalam 3 Jenis Latihan Ayam Bangkok Aduan Agar Menjadi Petarung Agresif.

Umumnya, jenis ayam aduan yang sudah memasuki usia 3 bulan sudah dapat terlihat. Dimana dengan penampilan fisik yang besar dan tegap sejak masih anakan dan juga ditambah dengan kegesitannya dalam bersaing dengan anakan yang lain.

Namun selain memiliki fisik yang prima serta kondisi mental yang bagus, sang ayam juga memerlukan sejumlah latihan tambahan. Cara ini sendiri dilakukan agar keagresifan pada sang ayam semakin bertambah.

Pada dasarnya terdapat tiga cara yang dapat diberikan dalam pelatihannya, yakni Latihan pada pagi hari, siang dan juga sore hari. Tentunya latihan ini sudah terbukti ampuh dan banyak diterapkan oleh bobotoh lainnya.

1. Latihan Pagi 

Pemberian latihan pada pagi hari pada dasarnya bertujuan untuk menjaga stamina serta kebugaran fisik pada sang ayam. Umumnya jenis latihan yang dapat diberikan yakni berupa umbaran diruangan terbuka atau juga melakukan lompatan kecil. Dan dapat dilanjutkan dengan proses memandikan dan menjemur yang baik dan benar.

2. Latihan Siang

Selanjtunya adalah latihan pada siang hari guna meningkatkan teknik bertarung sang ayam dalam menyerang lawan. Dalam latihannya, para bobotoh dapat melatih lompatan sang ayam dengan memanfaatkan barbel khusus ayam aduan yang dipasang pada kedua kakinya.Lakukan latihan ini secukupnya dan berikan istirahat apabila ayam sudah tampak kelelahan.

Tahap selanjutnya adalah proses latihan menggunakan kurungan ganda atau yang biasa dikenal dengan istilah kliter. Yakni membuat sang ayam berlari untuk mengitari kurungan yang didalamnya sudah ada ayam lain. Umumnya berbagai jenis ayam dapat digunakan antara lain seperti ayam dara atau babon, ayam jantan untul, atau bisa calon jagoan yang sedang dalam proses latihan.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan stamina dan keagresifan sang ayam dalam menyerang, serta memperkuat otot kaki, keberanian dan semangat yang dimiliki. Umumnya berikan latihan ini minimal 1-2 jam setiap harinya.

Latihan Sore

Dan yang terakhir adalah proses latihan pada sore hari. Tujuan latihan ini adalah membantu sang ayam agar memiliki pukulan yang keras serta gesit dalam bergerak. Untuk latihannya, bobotoh dapat melakukannya di daerah yang luas dengan kaki ayam yang sudah diikat menggunakan tali. Kemudian tarik kaki sang ayam agar mau berlari.

Umumnya latihan ini dapat membangkitkan emosi serta mental sehingga sang ayam akan lebih agresif dalam menyerang lawan di arena laga. Latihan ini juga akan meningkatkan pernapasan ayam agar lebih bertahan lama dalam menjalani laga tanding.

Perlu diketahui bahwa ketiga latihan tersebut usahakan tidak dilakukan sekaligus dalam hari yang sama, Melainkan sesuaikan dengan kondisi ayam agar tidak kelelahan. Selain itu tak tertinggal dengan pemberian asupan pakan yang benar dan tambahan suplemen dan jamu ayam aduan yang sesuai.